Pendidikan adalah hal mutlak yang harus dimiliki setiap negara. Selayang pandang pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari kontribusi bangsa Melayu yang membangun pendidikan dari makhtab-makhtab di kampung-kampung kecil. Makhtab-makhtab itulah yang kemudian berkembang menjadi sekolah-sekolah yang memberikan pendidikan kepada anak-anak bangsa.
Salah satu makhtab yang merupakan rintisan bangsa Melayu,
salah satunya terletak di Kota Tanjung Pura-Kab. Langkat (sebelumnya merupakan
ibukota Kesultanan Langkat). Di kota itu berdiri sebuah makhtab yang kini
berusiah lebih dari 1 abad. Makhtab itu bernama Jama’iyah Mahmudiyah yang
terletak tepat dibelakang Mesjid Azizi Tanjung yang dulunya merupakan makhtab
dibawah pengawasan keselutanan Langkat. Bahkan salah satu tokoh nasional yaitu
Adam Malik merupakan alumni dari makhtab tersebut. Tidak hanya itu, nahkan
masyarakat yang berasal dri negeri serupun melayu, seperti malaysia dan
singapura juga belajar dimakhtab tersebut. Kini Makhtab itu bertransformasi
menjadi Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah bahkan sampai Sekolah Tinggi Agama Islam Jama’iyah
Mahmudiyah. Hai ini salah contoh kecil, akan kontribusi bangsa Melayu dalam
pendidikan di Indonesia.
Pada program Rumah Cendekiawa Melayu Indonesia yang diberi
nama “Madrasah Tamadun”, untuk pertama kalinya, menhadirkan Dr. Azizul Kholis, SE., M.Si., M.Pd., CMA.,
CSRS (Tokoh Intelektual Melayu) untuk memberikan materi dengan tajuk “Kontribusi
Bangsa Melayu dalam Pendidikan di Indonesia”.
Dalam pertemuan ini, Dr. Azizul memaparakan perkembangan
pendidikan dari masa ke masa. Perkembangan pendidikan tersebut tidak terlepas
dari kontribusi-kontribusi bangsa Melayu. Tidak hanya itu, Dr. Azizul juga
menjelaskan beberapa hal, mulai dari Gelar Rencana Aksi Pemuda Melayu sampai Gelar
Aksi Pemuda Melayu. Kedua point ini sangat penting agar kontribusi bangsa
Melayu bagi dunia pendidikan dapat dirasakan dan diakui sampai sekarang.
Selanjutnya Dr. Azizul Kholis, optimis bahwa Rumah
Cendekiawan Melayu Akan mampu melahirkan generasi-genarasi cendekiawan melayu
yang dapat berkontribusi lebih baik kepada bangsa Melayu sendiri, maupun negara
Indonesia pada umumnya. Dan Dr. Kholis juga berharap bahwa agenda Madrasah
Tamadun dapat terus berlangusung, dan dirinya bersedia hadir kembali untuk
berperan bersama Rumah Cendekiawan Melayu Indonesia.
_____________
Untuk mengikuti perkembangan program Rumah Cendekiawan Melayu Indonesia, Silahkan Follow akun Instagram kami di @rcmi.id dan fanpage Facebook kami di Rumah Cedekiawan Melayu Indonesia

0 komentar:
Posting Komentar